MENDIKBUD : PERPRES PENGGANTI PERMEN MENGENAI FULL DAY SCHOOL DI MENSESNEG

Kamis, 27 Juli 2017

MENDIKBUD : PERPRES PENGGANTI PERMEN MENGENAI FULL DAY SCHOOL DI MENSESNEG

Selamat datang di Mendikbud.com informasi Guru dan Pendidikan Indonesia, pada hari kami akan membagikan Informasi mengenai, Mendikbud : Perpres Pengganti Permen Mengenai Full Day School di Mensesneg,  silahkan rekan rekan simak informasi selengkapnya .

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy memastikan, draf Peraturan Presiden mengenai pendidikan karakter sudah diserahkan ke Menteri Sekretaris Negara Pratikno.

"Sudah di tangan Mensesneg. Sudah clear, dari Mendikbud sudah final, disempurnakan dengan mendengarkan masukan dari berbagai pihak," ujar Muhadjir di Kompleks Istana Presiden, Rabu (19/7/2017).

Muhadjir mengatakan, perpres mengenai pendidikan karakter pada intinya tidak jauh berbeda dengan peraturan menteri serupa yang pernah ia keluarkan sebelumnya.

Ada sejumlah hal pada permen yang tetap dipertahankan dalam perpres. Salah satu yang dipertahankan adalah sekolah delapan jam dalam satu pekan. Namun, dalam perpres ini, penjelasan soal sekolah delapan jam lebih tegas dan rinci.

"Soal delapan jam itu di-clear-kan bahwa itu bukan untuk anak, tetapi beban kerja guru. Beban kerja guru akan menjadi beban kerja ASN (aparatur sipil negara) pada umumnya, yakni delapan jam selama lima hari," ujar Muhadjir.

"Saya tegaskan sekali lagi, delapan jam bukan untuk murid ya. Tapi untuk guru. Bukan murid menghabiskan benar-benar delapan jam di sekolah. Tapi guru bertanggung jawab terhadap murid selama delapan jam sehari," kata dia.

Ini termasuk jika kegiatan belajar mengajar selesai, namun masih ada sisa waktu atau belum delapan jam, maka guru masih tetap bertanggung jawab terhadap peserta didiknya.

Muhadjir mengatakan, kebijakan tersebut mampu meminimalisir kenakalan remaja di waktu rawan.

Mendikbud : Perpres Pengganti Permen Mengenai Full Day School di Mensesneg
Prof. Muhadjir Effendy
"Misalnya pas pulang sekolah ada perkelahian pelajar atau ada bullying, nah sekolah itu tetap bertanggung jawab. Pokoknya selama belum sampai ke tangan orangtua, sekolah atau guru masih bertanggung jawab," ujar Muhadjir.

Demikian informasi yang bisa kami sajikan untuk rekan rekan mengenai , Mendikbud : Perpres Pengganti Permen Mengenai Full Day School di Mensesneg,  yang kami lansir dari , Kompas.com Pada Tanggal 27/072017 semoga ada manfaatnya, jika ada Komentar Atau tanggapan mengenai informasi di atas, silahkan tinggalkan pesan melalui kolom komentar di bawah, salam pendidikan Indonesia .

0 Komentar di "MENDIKBUD : PERPRES PENGGANTI PERMEN MENGENAI FULL DAY SCHOOL DI MENSESNEG"

Posting Komentar